wanita : sepatu atau mahkota?


wanita, sepatu, dan mahkota
Ada seorang bijak duduk bersama dengan sekumpulan kaum laki-laki...
Lalu sebagian mereka menyampaikan tema tentang pernikahan, wanita, dan poligami...

Salah seorang dari mereka berkata, "Wanita itu seperti sepatu!! Seorang laki-laki mampu untuk mengubah dan mengganti wanita hingga dia menemukan ukuran yang sesuai baginya."

Maka orang-orang yang hadirpun melihat kepada orang bijak tersebut, seraya bertanya kepadanya, "Apa pendapat anda tentang ucapan ini?"

Orang bijak itu menjawab, "Apa yang dikatakan oleh saudara tersebut benar adanya...wanita itu seperti sepatu pada pandangan orang yang menganggap dirinya sendiri adalah kaki...dan wanita itu seperti mahkota pada pandangan orang yang menganggap dirinya sendiri adalah kepala...Maka janganlah kalian mencela orang yang berbicara tadi, karena dia berbicara dengan cara yang dia memandang dirinya sendiri."

Jawaban laki-laki bijak tersebut telah mengagumkanku...
Maka seorang wanita adalah sebuah anugerah yang Allah anugerahkan kepada seorang laki-laki...

Andai saja kaum laki-laki menghargai yang demikian, terutama bahwa wanita itu lebih besar keikhlasannya dari kaum laki-laki. Yang demikian itu adalah kita tidak pernah menemukan dalam hati wanita kecuali satu kamar yang hanya dimasuki oleh satu orang laki-laki. Sementara hati seorang laki-laki adalah hotel yang dipenuhi oleh berbagai kamar.

Sesungguhnya terjadinya cinta antara laki-laki dan perempuan terangkum dalam ungkapan bahwa seorang laki-laki ingin dialah orang pertama yang masuk ke dalam hati seorang wanita, sementara seorang wanita ingin dia menjadi orang terakhir yang masuk ke dalam hati seorang laki-laki.

Sekalipun demikian, wanita akan tetap menjadi permata termahal yang dicabut dari mahkota alami untuk menjadi perhiasan dan kebahagiaan seorang laki-laki. Maka jadilah seorang wanita merupakan hadiah terindah yang Allah khususkan bagi seorang laki-laki.

(Syaikh Mamduh Farhan al Buhairi)

Comments

Post a Comment